Minggu, 03 Agustus 2014

Sengit Blogger Pemula VS Blogger Pemalu

40 komentar
Blogger Pemula VS Blogger PemaluBlogger Pemula VS Blogger Pemalu  – Yap seperti itulah fenomena yang akhir-akhir ini terjadi namun tidak banyak masyarakat awam maupun para blogger itu sendiri menyadari. Memang aneh sekaligus lucu bagi kita mendengar atau mengetahui fenomena semacam itu, namun ini benar-benar terjadi. Artikel kali ini saya tulis berdasarkan pengamatan saya terhadap tingkah laku para blogger ,baik dari media sosial maupun tingkah nyata mereka di hadapan saya. Seperti apa keseruan kedua jenis blogger tersebut dalam mempertahankan eksistensi mereka? Mari kita simak mulai dari : 

Blogger pemula :


      1.     Antusias.


Para blogger pemula pada umumnya memiliki sifat antusias dan semangat yang sangat tinggi. Hal itu bisa kita ketahui dari jumlah postingan di blog mereka yang bisa dikatakan tidak sedikit. Selain itu juga bisa kita ketahui dari tingkah polah mereka di media sosial yang giat sekali mempromosikan artikel yang ada di blog mereka (entah itu artikel yang baru mereka tulis ataukah artikel lama yang pengen eksis). Hal lain yang bisa kita ketahui untuk mengindikasi blogger pemula adalah antusias dan semangat mereka dalam mencari berbagai tutorial dan tips maupun trik yang ada di internet. Entah mereka menyadari atau tidak bahwa sebenarnya apapun yang berusaha mereka tampilkan untuk kita (pembaca) sudah ada dan sangat banyak sekali kita jumpai. Namun mereka tetap berusaha memberi yang terbaik untuk kita (pembaca). *applause*
Semua indikator yang saya tulis diatas semata-mata hanya untuk memenuhi satu target simple, yaitu mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya.

     2.       Pantang menyerah.


Yap inilah yang patut kita perhatikan dan merupakan nilai plus dari para blogger pemula. Sikap mereka yang pantang menyerah itu adalah hasil dari semangat dan antusias mereka seperti yang saya jelaskan di atas. Hal ini dapat kita ketahui dari reaksi mereka ketika mendapat cemooh’an dari sesama blogger maupun orang lain yang merasa terganggu oleh sikap antusias mereka (yang mungkin sedikit berlebihan), namun mereka (blogger pemula) tetap semangat dan stay cool menghadapinya. *applause lagi*

       3.     Ceroboh.


Nah ini dia salah satu indikasi negatif dari para blogger pemula. Terkadang sifat baik mereka yang sudah saya jelaskan di atas justru berdampak buruk bagi mereka sendiri. Maksudnya? Begini sobat, ketika mereka sedang bersemangat dan antusias dalam mencari dan meningkatkan pengunjung blog mereka, tanpa mereka sadari terkadang mereka lakukan dengan berlebihan (kan sudah sangat jelas bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik *applause buat penulis*), sehingga saat mereka sedang promosi artikel atau blogwalking (misalnya) mereka lakukan dengan berlebihan, maka mereka harus rela menanggung imbas bahwa mereka dianggap sebagai spam. Masih mending kalau yang menganggap spam adalah sesama blogger, bagaimana jika apa yang mereka lakukan dianggap spam oleh google (misalnya), siap-siap saja masuk Google Sandbox.

Blogger pemalu :


     1 .      Hati-hati dan teliti.


Mengapa? Ya yang pasti karena sifat pemalu nya itu. Blogger pemalu akan cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan segala hal (baik itu yang berhubungan dengan blog, maupun dalam kehidupan nyata nya). Misalnya mereka akan membutuhkan waktu yang relatif agak lama dalam memposting artikel yang padahal sudah selesai mereka tulis. Hal itu disebabkan karena mereka merasa malu jika tulisan mereka nantinya tidak sesuai harapan mereka, maka dari itu blogger pemalu akan lebih berhati-hati dalam urusan publish artikel. Oleh karenanya mereka cenderung akan lebih teliti terhadap setiap kata yang mereka tulis. Kabar baiknya, hal tersebut bukan tidak mungkin menghasilkan sebuah artikel yang berkualitas.

       2.     Sabar.


Sifat yang satu ini menurut saya dimiliki oleh para blogger pemalu  secara alami sebagai imbas dari rasa malu itu sendiri. Seorang yang pemalu akan cenderung bersabar dengan apa yang telah terjadi/menimpa dirinya. Dalam urusan blogging misalnya, mereka akan bersikap sabar ketika artikel yang ditulisnya tidak sesuai harapan atau mungkin malah mendapat kritikan dari sesama blogger. Terang saja, mereka seakan tidak sanggup (lebih tepatnya tidak berani) membela diri maupun balik mengkritik karena sifat malunya itu. Alhasil, mereka hanya bisa bersabar dan introspeksi untuk jadi yang lebih baik.*applause*

       3.     Lambat.


Nah ini dia akumulasi dari kedua indikasi blogger pemalu diatas. Dari sikapnya yang selalu berhati-hati dan teliti dalam melakukan segala sesuatu, mereka jadi terkesan lambat. Hal ini sebenarnya bisa berdampak negatif untuk mereka sendiri, namun pada umumnya para blogger pemalu sudah terbiasa dengan aktivitas mereka yang terkesan lambat tersebut. Dan hal itu juga yang membuat mereka tetap nyaman dalam menjaga eksistensi mereka.

Oke, itu tadi penjelasan singkat mengenai beberapa indikasi dan eksistensi dari blogger pemula dan blogger pemalu yang bisa saya uraikan kepada sobat sekalian. Termasuk tipe yang manakah sobat? Atau tipe manakah yang sobat dukung untuk tetap eksis di dunia blogging ? Pilihan tergantung sobat masing-masing. Semua memang ada kelebihan dan kekurangannya. Jadi yang terpenting ya maju terus para blogger Indonesia !  Salam Sukses !
Irfan Andriarto

askafia-dmca Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Sengit Blogger Pemula VS Blogger Pemalu
Ditulis Oleh Unknown
Tuliskan komentar dan saran Anda pada kolom komentar di bawah. Mohon hindari SARA , saling cela dsb. Terima kasih. Salam Sukses !

40 komentar:

  1. Widih jadi bisa bedain mana pemula dan pemalu nih?! Makasih Min!

    Jangan lupa kunjungi : http://inazumaotoshi.blogspot.com/2014/08/majin-bone-episode-18-subtitle-indonesia.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu ya,baru tahu bloger pemula n pemalu. kayaknya ane dua2nya. maklum pingit ikut belajar nulis. bagus salam kenal ya. kunjungin blog abe

      Hapus
  2. habis baca artikel ini, jadi tau nih pemula sama pemalu hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya sih blogger pemula yang malu-maluin gan :D hahaa

      Hapus
  3. nice info gan....
    Ternyata ane masuknya Blogger Pemula yang Pemalu..... :D

    BalasHapus
  4. kalau saya pribadi termasuk blogger yang lambat, apalagi dalam hal update artikel bisa 3 hari sekali atau bahkan 3 minggu sekali. tapi sisi lain saya menutamakan kualitas dari sebuah konten, saya berusaha untuk tidak mencuri ide" dan karya orang lain. salam sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu dia memang yang terpenting. Konten adalah raja, saya dukung sepenuhnya tipe blogger seperti Anda :D
      Salam sukses

      Hapus
  5. kata katanya ga jauh beda antara pemula vs pemalu :v

    BalasHapus
  6. mungkin saya 22nya mas, saya pemula dan saya memang malu :v

    BalasHapus
  7. waw keren nih perbedaannya, terimakasih gan

    BalasHapus
  8. keren nih sob, kalo gue sih blog pemula jadi sedikit ceroboh hehe. makasih gan

    BalasHapus
  9. Saya Sih Mending Pemula Bro Daripada Grovement Blog Saya Lambat

    BalasHapus
  10. saya termasuk blogger pemula atau blogger pemalu yaa.. tapi keduanya saya sudah ada mas.. irfan... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke sip , salam kenal terimakasih kunjungannya :)

      Hapus
  11. kalau saya masuk blogger pemula dch kayanya :)

    salam kenal kang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terus update biar jadi pro kang :D salam kenal juga, terimakasih kunjungannya :)

      Hapus
  12. untungnya ane juga pemula :v










    pemula dari 6 taon yang lalu maksudnya :'v

    BalasHapus
  13. kunjungan juga ya anakku :v

    http://caesparta.blogspot.com/2014/07/inilah-pekerjaan-para-ranger-setelah.html

    BalasHapus
  14. wkwkwk.. kayaknya ane termasuk yg pemalu :v

    BalasHapus
  15. yah kamu jangan gitu dong, gini gini aku masih pemula. Tapi aku tetep semangat kok. mampir dong ke blog aku dompetfit.blogspot.com

    BalasHapus
  16. hohoho, enak juga jadi bloger pemalu .... :)
    blog-nya-newbie.blogspot.com

    BalasHapus
  17. Mantap informasinya, salam kenal dan semoga sukses selalu.

    BalasHapus

Pilih Kategori