Sabtu, 14 Juni 2014

Teknik Pencarian Pendukung Googleisme

12 komentar
Salam Sukses !

Google
Begini kawan, beberapa waktu lalu heboh banget kan istilah Googleisme / Googlism. Saat pertama kali mendengar istilah tersebut, saya heran, ideologi/kepercayaan macam apa lagi itu? -_-  Tapi setelah berusaha mencari info, akhirnya dapat juga. Bahwa yang di maksud googleisme adalah kepercayaan dimana kita bisa tau segalanya yang kita mau di Google. #tragis#. Namun, meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri #fakta#. Maka dari itu, mari kita bahas yuk, teknik pencarian yang mendukug Googleisme  itu  seperti apa. Check this but !

Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search dan Advanced Search. Basic Search adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.

Google

Sedangkan Advanced Search menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.

Google
Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan Advanced Search. Dengan kata lain kita harus memasukannya query di form pencarian di Basic Search langsung. Nah permainan query dan operator pencarian ini kawan yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini yang ada kaitannya dengan paham Googleisme / Googlism yang akhir-akhir ini sedang marak.

FITUR PENCARIAN DASAR

1.      AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:

irfan andriarto
irfan AND andriarto
irfan+andriarto

2.      OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:

irfan OR ipank
irfan | ipank

3.      FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:

“irfan andriarto”

4.      NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata mahasiswa tapi bukan alay.

mahasiswa -alay

5.      SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.

~car

6.      ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: sate paling murah, sate ayam murah, sate kambing murah, dsb

sate * murah

7.      TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb

ko.i

8.      CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, irfan andriarto, Irfan Andriarto, atau IrfAn AndRiaRto akan membawa hasil pencarian yang sama.

9.      PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Atau dalam bahasa Indonesia Google akan mengabaikan keyword yang, dan, atau, dsb. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “kelinci yang lucu”).

10.  I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita.


FITUR PENCARIAN LANJUT


1.      DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang islam dari berbagai sumber

define:islam

2.      CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs ilmukomputer.com yang ada di indeks Google.

cache:ilmukomputer.com php

3.      LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs irfan-andriarto.blogspot.com

link:irfan-andriarto.blogspot.com

4.      RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs

related:google.com

5.      INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs

info:irfan-andriarto.blogspot.com

6.      SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk

andriarto site:irfan-andriarto.blogspot.com

7.      FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword ngawi

ngawi filetype:pdf

8.      ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title irfan andriarto. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.

allintitle:irfan andriarto

9.      INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title irfan dan isi halaman yang mengandung kata nama

intitle:irfan nama

10.  ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata irfan dan andriarto. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.

allinurl:irfan andriarto

11.  INURL:  Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata andriarto dan isi halaman yang mengandung kata tips

inurl:andriarto tips


Nah satu lagi kawan, pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut. Misalnya, kita ingin mencari file-file PDF yang ada di situs www.ngawikab.go.id. Maka kita gabungkan dua operator menjadi:

filetype:pdf site:www.ngawikab.go.id


Google

Akhir-akhir  ini permainan query pencarian Google banyak digunakan para hacker dan cracker untuk mencari berbagai informasi, file, dan konfigurasi yang memiliki lubang keamanan. Aktifitas ini terkenal dengan sebutan Google Hacking. Teknik seperti itu juga lah yang memunculkan istilah Googleisme, karena dengan menggunakan teknik di atas InsyaAllah kita bisa tau/dapet informasi apa saja yang kita mau. Nah maka dari itu kita harus pandai-pandai memanfaatkan Google dengan baik serta selalu berhati-hati dengan ancaman yang kapan saja bisa ditimbulkan oleh Google.
Salam Sukses !

REFERENSI:
  1. http://www.google.com/intl/en/help/basics.html
  2. http://www.google.com/intl/en/help/operators.html
  3. http://www.google.com/intl/en/help/cheatsheet.html
    Irfan

askafia-dmca Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Teknik Pencarian Pendukung Googleisme
Ditulis Oleh Unknown
Tuliskan komentar dan saran Anda pada kolom komentar di bawah. Mohon hindari SARA , saling cela dsb. Terima kasih. Salam Sukses !

12 komentar:

  1. sip, sangat komplit penjelasannya..

    LIKE this :)

    BalasHapus
  2. Mantap bgt artikelnya..memang search engine kudu diakalin kalo pencarian kita ga ketemu..minimal dengan keyword yang tepat..

    BalasHapus
  3. makasih gan penjelasannya...
    mantep dah :-D

    BalasHapus
  4. keren gannn sangat bermanfaat...
    http://juanvaleriandelima.wordpress.com/
    http://tutorial-seputarblog.blogspot.com/

    BalasHapus
  5. wah keren sob :) :o bermanfaat nuih :D

    http://kamibanggaindonesia.blogspot.com/2014/06/permasalahan-dengan-sex-bebas.html

    BalasHapus
  6. ouw semacam keywoard populer ya mas???,oke lah kapan-kapan bisa saya praktekin

    BalasHapus

Pilih Kategori